- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
- Mostbet Canlı Kazino'da Dream Catcher Oyununda Qazanmaq Üçün Strategiyalar
- Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Dorong Ekonomi Berkelanjutan Menuju 2026
Ini Motif Pembakaran Motor dan Seragam Polwan di Pandeglang
Serang – Meskipun sehari pasca teror serangkaian bom di Jakarta dan Tanggerang, terjadi aksi pembakaran 2 motor dan seragam milik Polwan Polres Pandeglang, Kapolda Banten Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menyatakan tidak ada korelasi antar kejadian tersebut.
Menurut Kapolda, kejadian di Cadasari Pandeglang merupakan aksi kriminal biasa, dimana pelaku sakit hati terhadap razia curanmor pihak kepolisian. Meskipun demikian, pihaknya masih mendalami jika ada motif lain dari kejadian ini.
“Kemarin Reskrim sudah menangkap 2 pelakunya. Ini tidak ada kaitannya dengan teroris, pelaku mengaku dendam karena operasi curanmor yg dilakukan polri,” ungkapnya, Senin (18/1/2016).
Meskipun tidak ada korelasi dengan aksi teroris yang berusaha mengintimidasi polisi, Kapolda Banten tetap mengimbau anggotanya untuk mewaspadai berbagai kemungkinan. Ia juga mengaku jajarannya saat ini siaga dalam upaya meminimalisir pergerakan teroris di Jakarta. (Hen)
